Evian Facial Spray - Natural Mineral Water

3.25.2015

Halo, masih berkaitan dengan jerawat, kali ini saya akan men-share satu lagi produk yang jadi holy grail saya selama beberapa bulan belakangan. Produk ini bukan face wash atau pun obat oles jerawat, bisa dibilang ini hanya sebagai produk pendukung, karena kita tahu ya kalau pakai produk khusus jerawat seperti obat oles, kulit jadi cenderung lebih kering dan mudah mengelupas. Nah, kulit kering sendiri menandakan kurangnya cairan dalam tubuh atau kata bekennya Dehidrasi. Kulit yang terdehidrasi biasanya sering jadi masalah bagi kaum perempuan, kenapa ??

Perempuan, hampir di setiap rutinitasnya selalu menggunakan yang namanya bedak, saya contohnya :p. Bagi saya, loose powder/compact powder/two way cake itu penting banget sebagai moodbooster untuk memulai hari. Tampil sebaik mungkin itu wajib adanya (biarpun sore mulai kucel :p), biar kamu tetap semangat menjalani setiap kegiatan :)). Kalau kulit kamu kering, bedak akan sulit menyatu pada lapisan kulit wajah. Coba deh perhatiin kalau kamu ber-makeup dan masih nemuin lapisan bedak yang tidak menempel sempurna, itu berarti kulit kamu kurang lembap. Karena itu banyak produsen bedak menyarankan agar hasil make-up terlihat flawless atau menempel sempurna, gunakan spoons yang sudah dibasahi terlebih dahulu.

Jadi, bisa dibilang kulit lembab jadi kunci utama kalau kamu mau hasil make-up terlihat flawless. Evian Facial Spray,  produk yang sudah kali kedua saya beli ulang. Saya sudah lama tahu mengenai mineral water satu ini tapi baru tertariknya setelah kulit saya berubah menjadi kering. Saya yang sudah nge-down dibuat jerawat, more down lagi dibuat kulit kering. Ga mau down berlama-lama, akhirnya saya putuskan untuk membeli. Produk ini dikemas dalam tiga ukuran : 50ml (travel size), 150ml dan 300ml. Size 50ml jadi pilihan pertama saya untuk percobaan pertama, harganya sekitar 65k.



Dikali kedua saya membeli ukuran 150ml, 3x lebih besar dari ukuran pertama dengan harga 150k. Evian Facial Spray dikemas dalam bahan kaleng, sama seperti kemasan spray (berupa gas) pada umumnya. Untuk penggunaan, buka tutup kemasan, semprotkan ke wajah dengan jarak 30cm lalu biarkan meresap dan tepuk-tepuk dengan lembut. Setelah itu lanjutkan dengan ritual skincare biasa. Produk ini dibuat di prancis dengan sumber dari pegunungan alpen menggunakan ph netral yang cocok untuk semua jenis kulit.






Produk ini dapat digunakan setiap hari. Selain menyegarkan, juga membantu meningkatkan kelembapan kulit sehingga hasil make-up lebih tahan lama. Karena ini sudah botol ke-dua, bisa dibilang bagi saya produk ini bekerja dengan sangat baik. Kulit saya yang kering akibat penggunaan produk jerawat dapat teratasi termasuk pengelupasan. Walau untuk yang terakhir ini (pengelupasan) butuh waktu agar kulit kembali sehat seperti biasa. Sampai sekarang saya masih pakai facial spray ini. Bahkan saat saya memutuskan menghentikan penggunaan skincare harian seperti krim pagi dan malam tetapi tetap menggunakan evian facial spray, kulit saya tetap terjaga kelembapannya.Hasil make-up juga terlihat flawless jika sebelumnya saya pakai facial spray ini.  I love it so much. 

JF Sulfur - Oily Care Untuk Kulit Berminyak

3.23.2015

JERAWAT !! Oh saya paling benci dengan masalah kulit satu ini, terlebih lagi sejak pakai snail white, kulit wajah jadi lebih sensitif :(( . Sejak kecil (atau mungkin sejak lahir :p) kulit wajah saya tergolong berminyak. eh, tapi jangan salah, sekalipun berminyak saya malah jarang jerawatan, yahh sebelum obsesi besar saya untuk mencari skincare terbaik dari yang terbaik meracuni saya. Susah memang menghilangkan kebiasaan untuk ga kepo dengan produk kecantikan terbaru, apalagi status saya sebagai wanita yang mudah terhasut dengan namanya iklan, buahahaha XD

Sampai-sampai dirumah saya sering jadi bahan ejekan sama mama dan adik. Soale setiap ada produk baru, rasa-rasanya selalu saya pasti terobsesi dengan sangat untuk mencoba. Karena sering gonta-ganti, kulit wajah saya berubah jadi super sensitif terutama dengan yang namanya jerawat. Jangan tanya deh udah berapa banyak cara saya pakai untuk menghilangkan jerawat diwajah. Mulai dari tradisional sampai modern sudah, bahkan produk-produk kelas berat (yang sama berat dengan harganya) sudah saya coba juga dan hasilnya masih kurang baik. Jerawat masih suka balik :'((

diambil dari web Jf Sulfur
JF Sulfur Oily Care, termasuk satu dari banyak produk yang telah saya uji coba untuk mengatasi yang namanya JERAWAT !! (caps lock jebol, hahah). Produk dengan harga ramah dikantong. Sebelumnya saya masih pakai face wash dari dokter karena bentuk gel-nya lembut dikulit dan ga menambah iritasi diwajah. Berhubung harga produknya lumayan mahal, akhirnya saya putuskan untuk beralih ke drugstore produk, ga lain ga bukan agar kulit wajah tidak ketergantungan. 

Produk ini juga mengandung sulfur sebagai bahan bakunya. Saya memang sengaja mencari produk berkandungan sulfur untuk melengkapi koleksi saya sebelumnya Sariayu Intensive Acne Care. Bentuk produk ini serupa dengan sabun mandiberwarna hijau. Untuk pemakaian, saya anjurkan terlebih dahulu memotong sabun menjadi 4 bagian agar lebih higienis, karena ukuran sabun cenderung besar sehingga bila sering terkena air akan berubah menjadi lebih lembek. 

(*sejak laptop saya dirawat inap, beberapa file foto terpaksa dihapus karena terinfeksi virus termasuk foto produk JF Sulfur Oily Care, secepatnya saya akan segera mengupload foto terbaru.)


Untuk aroma, so far tidak terlalu menganggu. Saya memang cenderung sering lupa aroma sabun yang saya pakai sehari-hari (atau mungkin tidak mau tahu hahaha :p). Setelah pemakaian selama lebih dari sebulan, jerawat diwajah saya memang cenderung berkurang. Bahkan sekalipun sekarang saya memutuskan untuk berhenti menggunakan sabun ini, wajah saya tetap sehat terawat, walau untuk urusan jerawat memang masih muncul: 1-3 biji lah :(( .Selama pemakaian masalah terbesar saya adalah, sabun ini sangat perih dimata kalau tidak sengaja termasuk atau kurang bersih saat dicuci. Rasa-rasanya bisa dihitung jari kapan saya berurusan dengan mata merah setelah mencuci muka. Saya tidak tahu apa ini karena kandungan belerang dalam sabun? karena saat saya menggunakan varian lain, saya tidak harus repot berurusan dengan mata merah. But yeahh, i love this soap. Walau setelahnya terkadang mata saya harus memerah  dan wajah jadi lebih keset, tapi dari segi hasil ini memang terbukti :))

Dibutuhkan ketelaten dan kesabaran agar jerawat benar-benar bisa hilang seperti yang saya alami. Banyak cara instan memang untuk menutup jerawat, tapi yahh balik lagi, tindakan seperti itu justru terkadang jadi pemicu jerawat tumbuh lebih pesat. So, kenali tipe kulit mu dan cari penanganan yang tepat. Ingat dari pola makan dan istirahat juga harus diatur, karena sekalipun produk ini bagus, tetap akan kurang khasiatnya kalau saya tidak menjaga dari pola hidup (huhu, sampai puasa gorengan loh :'( ). Recomen ? of course yes. Harganya juga murah, sekitar 10ribuan (tepatnya berapa saya lupa). Oh ya, sekarang saya sudah stop pakai ini. Saya sedang beralih, masih di brand yang sama tapi beda varian, Blemish Care utuk menghilangkan noda jerawat. Next time pasti akan saya bahas . . .

Kondisi terbaru ..
Dari gambar diatas bisa dilihat ya kondisi terbaru kulit saya yang tidak lagi berjerawat, hanya tersisa noda jerawat. Saya memang melakukan challenge untuk diri sendiri demi terbebas dari jerawat. Produk yang saya gunakan juga berkombinasi, tidak terpaut dari satu brand. Salah satunya penggunaan sabun JF Sulfur Oily Care. Untuk cerita lengkapnya akan saya buat dalam satu postingan terpisah, silahkan ditunggu :))

Johnson's Baby Cream Untuk Dewasa

3.21.2015
Halo ..

Sudah beberapa minggu belakangan saya tidak nge-blog, harap dimaklumi ya :p karena semester depan saya sudah ppl, jadi semester ini benar-benar sedang dilatih dengan keras dalam hal mengajarnya. Kadang jadi suka lupa kalau saya masih punya blog yang sebenarnya harus ikut diurus sembari melatih diri sebelum berkutat dengan skripsi tapi apa daya, sampai dirumah langsung lelap hahah :D

Oh ya, saya punya mainan baru loh, Johnson's Baby Cream, produk yang diformulasikan untuk anak-anak tapi bagus juga untuk dewasa. Saya ketemu baby cream ini waktu nemani adik belanja. Agak syok juga lihat harganya berkisar 28ribu sementara lotionnya cuma 18ribu. Tapi tetap saya ambil karena suka aromanya :)).




Desain produk ini sederhana. Dikemas dalam bentuk tube berukuran 100ml. Ukuran yang cukup minimalis untuk dibawa bepergian tapi tidak untuk dimasukkan dalam pouch. Untuk kandungan bahan, produk ini masih mengandung paraben (methyl, ethyl dan propyl). Sama seperti produk bayi lainnya, tekstur baby krim ini lembut dan harum seperti bayi. 

Hampir semua produk bayi diformulasi untuk memberi kelembutan mengingat kulit bayi sendiri masih cenderung sensitif. Karena itu saat pertama kali mencoba produk ini saya sama sekali tidak cemas akan efek negatif, kalau dibayi saja aman pasti di saya juga dong, kan saya juga mantan bayi hahah :p . So far setelah pemakaian, kulit saya memang jadi lebih lembut. 

Tapi tidak untuk terus tetap lembap. Mungkin karena pada dasarnya produk ini memang dikhususkan untuk bayi yang dari tingkat nutrisi, kulitnya masih lebih sedikit membutuhkan dibanding kulit orang dewasa seperti saya dengan cakupan lebih besar. Jadi, saat saya mencoba produk ini hasilnya kurang "nampol" (hope you know what i mean). But yeah, saya tetap suka baby cream ini :)) 

Next time pasti akan saya beli kembali bersama lotionnya, mungkin saya harus kombin keduanya agar lebih yahud, yeahh *maybe*  :))

Lavender Hair Oil - Utama Spice

3.12.2015

Setelah hampir sebulan mengunakan produk hair oil dari Utama Spice, hari ini saya akan membahas pengalaman selama pemakaian. Lavender Hair Oil terbuat dari 100% bahan natural dengan ekstrak minyak lavender dan kelapa. Hair oil ini dikemas dalam ukuran 100ml, cukup untuk pemakaian sebulan bahkan lebih. Mengusung FOR PEOPLE, FOR EARTH, FOR US, produk lokal ini memang dibuat didalam negeri berlokasi di Ubud, Bali. 

Jika sebelumnya saya tertarik membahas produk perawatan bibir mereka, kali ini saya sengaja memilih hair oil sebagai bahasan selanjutnya. Saya selalu tertarik dengan produk lokal karena penggunaan bahannya yang cenderung lebih ramah bagi tubuh. Saya tidak terlalu mempermasalahkan mengenai desain kemasan karena bagi saya kemasan saat ini sudah cukup nyaman untuk dibawa bepergian dan tidak terlalu menyita banyak ruang. Hanya saja produk yang saya dapat mengalami sedikit gangguan karena tidak bisa ditutup rapat, baik dibagian atas maupun tengah.

Pertama kali mencoba produk ini saya khawatir dengan mulut botol yang menganga cukup lebar, alasannya mengingat bahwa tekstur hair oil pastinya cair tentu akan ada kemungkinan tumpah kalau-kalau sifat ceroboh saya kambuh. Tapi saya salah, tekstur hair oil ini cukup lengket mirip vitamin rambut. Jika dituang ketangan cairannya bening serupa air (dan sepertinya tidak akan tumpah begitu saja ?). Oh ya, ada yang tahu seperti apa aroma bunga lavender ? selama ini saya hanya bisa menduga seperti apa bau bunga lavender sesungguhnya, sampai akhirnya saat mencoba produk ini, saya paham bahwa aroma bunga lavender tidak lah 100% benar-benar harum layaknya wangi aromateraphy (cmiiw). Saya sangat cemas saat pertama kali menggunakan produk ini karena aromanya sangat kuat dengan bau yang terasa aneh dihidung saya (bukan bau yang sedap pastinya :p) . Bahkan saya cemas kalau-kalau orang disekitar saya merasa tertanggu karena bau hair oil yang saya pakai, but so far, they're fine, jadi dapat saya simpulkan bahwa aroma produk ini tidak bertahan lama.



Cara penggunaan produk ini cukup mudah, cukup tuang 5-10 tetes (atau secukupnya) ke telapak tangan lalu usap mulai dari pangkal hingga ke ujung rambut. Ingat hindari mengenai kulit kepala karena dapat menyebabkan ketombe !!. Ga mau dong rambut terlihat sehat dari luar tapi sakit didalam XD . Di pemakaian pertama, saya langsung bisa melihat perubahan pada tekstur rambut. Rambut jadi lebih lembut, mudah diatur dan yang paling penting tidak mengembang saat siang seperti singa :p . Tipe rambut saya yang kering memang sering membuat saya kewalahan dalam urusan penaataan, terutama saat siang, dimana satu persatu helai rambut saya akan menjuntai keluar dari barisannya, bukan hanya satu atau dua, tetapi banyak. Biasanya kalau sudah begitu biar ga repot, saya akan men-cepol mereka, hahah

Tapi sejak saya tekun menggunakan hair oil ini, rambut saya jadi lebih mudah diatur. Tidak harus dicepol, cukup dijepit tengah. Rambut singa saya juga berkurang, paling dibagian depan yang masih sering bermasalah. Bahkan terkadang saat saya malas pakai sebelum kuliah, hingga sore rambut saya tetap tertatan rapi, saya suka :)) . Untuk pembelian, produk ini memang masih sulit ditemukan di drugstore atau toko kosmetik. Jika berminat kamu bisa langsung melakukan pembelian via online ke web resmi mereka.

Recomended : YES
Rank : 5/5


Dua Keajaiban Kecil by Caroline Anderson

3.07.2015
Judul                : Dua Keajaiban Kecil (Two Little Miracles)
Penulis             : Caroline Anderson
Alih Bahasa     : Dharmawati
Penerbit           : PT. GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA
Tebal                : 240 Halaman
Terbit               : April 2012

Sinopsis :
Sudah hampir setahun Julia tak bertemu suaminya, tapi sore itu Max berjalan memasuki rumahnya – tetap menawan seperti dulu! Max datang untuk membereskan semua masalah dengan istri tercintanya, Julia. Tapi ia sama sekali tak menduga akan menemukan 2 keajaiban kecil di balik pintu rumah Julia... Dan kini Max hanya diberi waktu 2 minggu untuk membuktikan dirinya adalah suami sekaligus ayah terbaik di dunia!

Merangkak dari buku masa lalu yang selalu dibiarkan terpojok disudut lemari, hari ini saya berniat kembali menjelajah masa jaya saat bersama mereka :)). Ada masa dimana terkadang sekalipun saya mencoba untuk mewujudkan impian menjadi beauty blogger, kecintaan saya akan buku justru semakin merebak dari hari ke hari. Bodoh rasanya jika saya terus membohongi diri sendiri dengan mengatakan saya cinta make up tapi hati saya justru merasa kosong. Jadi, kenapa tidak mulai berpikir untuk mengubah haluan ? toh, saya masih membahas make up di lain waktu 

Max, adalah seorang pengusaha kaya yang semakin dilengkapi kehidupannya dengan kehadiran Julia, istri merangkap asisten. Keinginan besarnya untuk terus sukses membuatnya lupa apa yang menjadi impian Julia, istrinya. Membangun sebuah keluarga dengan anak-anak yang akan hadir memberikan keceriaan. Max bahkan semakin menggila saat memutuskan lebih memilih membuang pernikahan mereka daripada bisnisnya. Max lupa akan cinta yang membawa mereka ke pintu pernikahan. Jangan tanyakan pada Julia akan kesiapannya menghadapi ini semua ?. Kalau bukan karena mereka mungkin ia akan lebih memilih untuk menghilang. Bayinya :)) adalah anugerah terbesar yang dimilikinya saat ini, jadi biarkan dia bertahan membangun impiannya sembari berharap max akan datang menemuinya dan bayi mereka ? yaa, bayi mereka 

Blake ? Siapa pria itu dan apa yang dilakukannya bersama Julia dan bayi-bayi itu . . . bayinya. Dalam keterpurukannya setelah ditinggal Julia, Max menggila seorang diri. Max menyadari dengan baik bahwa dia sedikit terlambat untuk meminta diri kembali ke pelukan Julia, tapi dia menginginkannya. Dia ingin kembali untuk membangun impian mereka, bersama. Setelah hampir setahun mencari informasi akan keberadaan Julia, hari itu akhirnya tiba, Max menemukan mereka. Bukan hanya Julia yang membuatnya semakin terpesona tapi bayi-bayi yang duduk bersebelahan dalam keranjang belanja supermarket. Dua bayi perempuan yang luar biasa cantik dan identik. Ia bagaikan melihat foto diri sendiri. Ini lah yang menjadi alasan Max berdiri disini, didepan pintu rumah Julia. Mungkin ia memang harus sedikit tersenyum sembari berkata, "Halo, Julia".

Well, apa yang harus saya katakan tentang buku ini? tentang kisah yang terlalu sempurna untuk menjadi sebuah kenyataan. Saya suka buku ini dan tidak pernah bosan membacanya sekalipun harus mengulang berulang kali. Caroline benar-benar tahu menempatkan setiap amarah, emosi, tawa, kebahagiaan bahkan tangisan dalam buku ini. Setiap bagian digambarkan dalam proporsi yang seimbang. Jika selama ini banyak cerita yang mengusung bagaimana kesibukan seorang ibu mengurus bayinya, maka dalam cerita ini kamu akan disuguhkan dari sudut pandang yang berbeda, dari seorang ayah :)). Pernah bertanya bagaimana caranya seorang ayah mengurus bayi ? apalagi jika ini anak pertama. Pernah bertanya bagaimana kekagetan mereka saat melihat bayi mereka berucap, tertawa, bahkan menghilang dalam lautan mainan ? Pernah bertanya bagaimana kerepotan mereka saat harus memandikan dua bayi dalam satu bak ? Membaca bagaimana isi pikiran mereka saat harus berlari mengejar bayi satu yang hampir menelan sikat mandi sementara yang lain hampir menelan gelembung sabun ? :D

Ya, Caroline menjawab semuanya dalam buku ini melalui sosok Max. Max yang dikenal dalam balutan pria sporty dan berdasi, yang harus rela merepotkan diri menjadi fairy goodmother agar dapat kembali pada keluarganya, berkecimpung dalam setiap kegilaan yang kali ini bukan ditimbulkan olehnya, tapi bayinya, bayi mereka. Jika kamu merasa weekend kali ini membosankan, coba baca buku ini. Kamu bisa tertawa karenanya. Lupakan kata orang tentang kemesuman dalam harlequin, karena cerita ini benar-benar berbeda. Saya sangat buku ini, ceritanya mengalir dengan santai dan ringan, tidak perlu menekuk urat untuk memahami setiap kalimat :))

Jadi, Selamat Membaca :)

Apa Buku Favorit Kamu ?

3.04.2015


Kamu suka buku ? Aku juga *gak nanya* :p . Dari bisa baca, jaman behula dulu aku suka baca semuanya. Koran, spanduk, iklan, komik, dll. Karena dulu waktu kecil tinggalnya masih didesa hobi ku satu ini memang kurang bisa tersalurkan. Makanya kalau diajak mama ke rumah paman aku senang soalnya bisa baca banyak buku haha. Kalaupun dulu di SD ada perpus, buku-bukunya gak bisa dibawa pulang semua. Bicara soal buku sama kayak bicara musik, kita kenal yang namanya genre. Setiap buku bisa punya genre yang berbeda. Ketidaksamaan genre ini justru memberi warna didunia perbukuan, keren kann :)) . Oh ya, hari ini aku mau berbagi cerita buku-buku yang dari dulu sampai sekarang gak pernah bosan ku baca. 

Paman Gober

Kecintaan ku pada dunia baca semakin menjadi waktu aku kenal "komik paman gober". Ini komik lama yang sampai sekarang gak pernah bosan ku ikuti jalan ceritanya. Aku yang dulunya cuma kenal cerita dalam buku pelajaran, koran ataupun buku cerita anak suka kalap kalau baca ini. Asli, buku ini bikin ketagihan. Ceritanya ringan dan kocak. Ada-ada aja kegilaan baru paman gober yang suka menyulitkan donal :D . Belum lagi mimi, sipenyihir atau briggita, fans berat paman gober. 

Bobo

Dari jaman teknologi belum berkembang sepesat sekarang aku udah kenal bobo. Bahkan ini jadi bacaan turun-temurun dirumah. Isi ceritanya yang ringan sekaligus memberi ilmu buat bobo sanggup bertahan sampai sekarang. Tapi yahh agak beda memang rasanya bobo sekarang dengan dulu. Ketebalan bukunya juga berkurang hahaha :D . Gak ada cerita deni, simanusia ikan lagi :(( . Gaya bobo juga jadi lebih gaul, hoho. Untuk berkirim surat ke bobo pun sekarang jadi jauh lebih mudah, bisa via email dan sms. 

Lupus

Kenal manusia jambul satu ini ? LUPUS !! . Ini bacaan jaman smp dulu yang gak ada matinya sampai sekarang. Gaya cerita bang hilman dalam buku ini memang patut diacungi 5 jempol (pinjam jempol tetangga satu :p). Aku udah baca buku ini dari jaman si lupus masih sd. Sama seperti dua buku diatas, buku ini juga mengusung cerita yang ringan dan kocak. Top recomend for you guys :))

Lima Sekawan

Ini juga jadi buku favorit ku jaman smp. Kebetulan perpus punya stok edisi yang lumayan lengkap. Masih ingat nama-nama tokohnya ? George, Julian, Dick, Anne dan Timmy, anjing peliharaan mereka . Walau sering mengusung judul yang mengerikan (-_-) seperti lembah maut, kereta api hantu, ataupun kota hantu, isi ceritanya ga seseram itu kok. Rasa penasaran keempatnya (tidak termasuk timmy) justru sering membawa mereka ke dalam petualangan baru yang menegangkan *pastinya*




Mulai sma, genre bacaan ku naik tingkat ke dunia percintaan, hahahah. Di smp dulu dalam satu sekolah smp dan sma nya digabung termasuk perpustakaannya. Aku suka nilep novel khusus sma dulunya hahah :p . Habisnya kepo, gimana banget sih ceritanya sampai anak smp ga boleh baca ?? hhee, ternyata memang sedikit dewasa loh karena ada bumbu s*k* nya :p . Tapi aku mah fokus utamanya bukan kesitu tapi ke alur cerita yang feelingnya itu dapat !. Kalau dibuku adegannya marah, aku nya ikutan marah hahah. Bahkan sembari baca otak ku sering terjemahin ceritanya ke dunia fantasi yang seolah-olah semuanya nyata (-_-) . Jaman sma dulu tingkat khayal ku memang tinggi *parah* .

So far, buku-buku yang menarik perhatian ku sekarang masih berputar di harlequin. Rasa-rasanya ga ada bosan baca buku ini. But yeah, ga semua novel harlequin benar-benar keren, kamu tetap perlu menilik mana buku yang ga buat kamu mati kutu selama baca :p . 

Selamat membaca :))

Utama Spice : Peppermint Lip Balm

Hallo March, hallo spring !! . Bulan ini cerita baru akan dimulai dan sepertinya saya harus ekstra kerja keras mengurus blog yang sudah lama ditinggal ini *bersih-bersih*. Well, walau sejauh ini saya masih kesulitan menemukan gaya menulis yang cocok untuk saya *lupakan*. Okay, untuk post kali ini kita mulai bahas beberapa hadiah giveaway dari awal tahun yang belum sempat direview, maklum namanya semangat masih suka naik-turun :p






Utama Spice, salah satu brand lokal yang berlokasi di Ubud-Bali, Indonesia. Mengusung skincare from head to toe, brand ini termasuk tergolong sukses karena mampu bersaing dengan brand luar dikancah beauty. Brand lokal lain juga mulai ikut bermunculan dengan usungan produk "herba" mereka. Coba aja lihat di sosmed, kamu bisa temuin banyak produk baru (asli lokal) yang bersileweran, mulai dari lip balm, waxing, hair oil, scrub, dll. 

Fokus utama spice sendiri lebih ke balinese herba. Itu sebabnya kenapa bau produk utama spice masih awam di hidung ku, hahha. Utama Spice : Peppermint Lip Balm, produk ini memang mengusung 100% bahan alami dengan ekstra minyak kelapa, beeswax, minyak daun poko dan daun peppermint. Kalau dilihat sekilas, daun poko ini mirip rumput loh (?), tapi masih satu keluarga dengan peppermint karena berkandungan sama "mint".  Lip balm ini punya empat varian : cocoa, peppermint, tangerine dan wellkiss. Keempatnya punya desain yang sama, 5gr - ukuran yang cocok untuk dibawa bepergian. Teksturnya sama dengan lip balm pada umumnya, walau sedikit lebih lunak, karena lunaknya lip balm punya ku sampai sompel gitu :p .


Waktu pertama kali pakai aku cukup kaget karena bau lip balm ini terlalu nyengat dengan aroma khas mintnya. Lebih kaget lagi waktu dipoles karena, yahh sesuai namanya "peppermint", setelah nempel di bibir sensasinya hangat dan sedikit panas, kurang lebih sama lah kayak makan permen mint. Tapi tenang, panasnya gak lama kok, jadi mirip treatment gitu malah menurut aku, kayak dipijat :p . Daya lembap lip balm ini gak lebay (apa coba maksudnya ?), gak lengket kayak madu. Setelah dipoles cukup tunggu beberapa menit agar benar-benar menyerap baru pakai lipstik. Hampir dua bulan sudah aku pakai ini dan kondisi bibir ku tetap sehat, gak kering ataupun pecah-pecah. Overall i love this lip balm, harganya juga murah sekitar 16ribu tapi sayang untuk penjualannya masih belum merambat ke drugstore, harus melakukan pemesanan via online :)) .


Salam