Utama Spice : Peppermint Lip Balm

3.04.2015
Hallo March, hallo spring !! . Bulan ini cerita baru akan dimulai dan sepertinya saya harus ekstra kerja keras mengurus blog yang sudah lama ditinggal ini *bersih-bersih*. Well, walau sejauh ini saya masih kesulitan menemukan gaya menulis yang cocok untuk saya *lupakan*. Okay, untuk post kali ini kita mulai bahas beberapa hadiah giveaway dari awal tahun yang belum sempat direview, maklum namanya semangat masih suka naik-turun :p






Utama Spice, salah satu brand lokal yang berlokasi di Ubud-Bali, Indonesia. Mengusung skincare from head to toe, brand ini termasuk tergolong sukses karena mampu bersaing dengan brand luar dikancah beauty. Brand lokal lain juga mulai ikut bermunculan dengan usungan produk "herba" mereka. Coba aja lihat di sosmed, kamu bisa temuin banyak produk baru (asli lokal) yang bersileweran, mulai dari lip balm, waxing, hair oil, scrub, dll. 

Fokus utama spice sendiri lebih ke balinese herba. Itu sebabnya kenapa bau produk utama spice masih awam di hidung ku, hahha. Utama Spice : Peppermint Lip Balm, produk ini memang mengusung 100% bahan alami dengan ekstra minyak kelapa, beeswax, minyak daun poko dan daun peppermint. Kalau dilihat sekilas, daun poko ini mirip rumput loh (?), tapi masih satu keluarga dengan peppermint karena berkandungan sama "mint".  Lip balm ini punya empat varian : cocoa, peppermint, tangerine dan wellkiss. Keempatnya punya desain yang sama, 5gr - ukuran yang cocok untuk dibawa bepergian. Teksturnya sama dengan lip balm pada umumnya, walau sedikit lebih lunak, karena lunaknya lip balm punya ku sampai sompel gitu :p .


Waktu pertama kali pakai aku cukup kaget karena bau lip balm ini terlalu nyengat dengan aroma khas mintnya. Lebih kaget lagi waktu dipoles karena, yahh sesuai namanya "peppermint", setelah nempel di bibir sensasinya hangat dan sedikit panas, kurang lebih sama lah kayak makan permen mint. Tapi tenang, panasnya gak lama kok, jadi mirip treatment gitu malah menurut aku, kayak dipijat :p . Daya lembap lip balm ini gak lebay (apa coba maksudnya ?), gak lengket kayak madu. Setelah dipoles cukup tunggu beberapa menit agar benar-benar menyerap baru pakai lipstik. Hampir dua bulan sudah aku pakai ini dan kondisi bibir ku tetap sehat, gak kering ataupun pecah-pecah. Overall i love this lip balm, harganya juga murah sekitar 16ribu tapi sayang untuk penjualannya masih belum merambat ke drugstore, harus melakukan pemesanan via online :)) .


Salam

No comments:

Post a Comment