Ketika Si-bungsu Makan Sayur

5.23.2015

Sekarang ini seiring kemajuan jaman semakin banyak anak tak suka makan sayur dan lebih memilih mengonsumsi kapsul (yang katanya dari ekstrak sayur) sebagai pengganti sayuran asli. Perlu kita ketahui bahwa kapsul tidak bisa 100% mengganti peranan sayur asli. Sama seperti anak lain, si-bungsu kami juga begitu. 


Si-bungsu biasa dipanggil "sam". Usianya akan genap 10 tahun, september nanti. Karena dia anak laki-laki satunya, dia jadi cukup manja - maklum kakaknya perempuan semua. Sayur sering jadi permasalahan dimeja makan. Mama yang sudah cerewet, menjadi lebih cerewet saat sam menolak makan sayur :p. Tindakan mama sederhana, memastikan sam mendapat asupan gizi yang cukup. Tapi dasarnya anak-anak, tidak pernah suka diajak kompromi hahaha. 

Jadilah setiap makan ini jadi tonton menarik bagi yang lain. Tapi situasi ini berbeda 180 derajat saat mama tak ada, sam mau makan sayur !!. Oke, sebelumnya perlu ku jelaskan bahwa di rumah aku mendapat predikat kakak tergalak. Kalau kalian berpikir aku bangga dengan status ini, kamu 1000% salah !! Tapi sulit rasanya untuk tidak mencereweti mereka saat malas makan, malas kerja, bahkan seharian hanya bermain gadget. 

Bahkan permasalahan semakin meningkat saat mama tak dirumah. Maka-nya gelar ku dari waktu ke waktu lebih sering bertambah dari pada berkurang (-_-). Mereka juga bilang aku sudah seperti dupe mama. Karena kegalakan inilah saat mama tak ada, sam mau makan sayur hahaha. Dia tahu benar bagaimana menjadi anak manis dan menghindari auman harimau . Aku juga tidak bodoh memarahi-nya saat dia menjadi anak penurut, tapi masalahnya kenapa itu terjadi saat mama tak ada ?? Kenapa semuanya terasa mulus saat hanya kami berdua dimeja makan ? Mungkin ini yang dinamakan kemandirian ? atau aura galak ku yang dari hari kehari semakin menghitam dan menghipnotis ?? .__. 

Who know lah, yang pasti aku cukup bangga untuk yang satu ini hahaha. rasanya seperti lulus duluan  . Anak kecil memang unik. aneh rasanya saat aku sulit memahami mereka padahal aku pernah menjadi sama dengan mereka. Tapi mama bilang aku berbeda dari anak biasa saat masih kecil, aku mudah makan sayur. Bahkan saat tk, aku menangis saat mama tak membuat sayur dibekal makan siang hahaha, tapi . . . aku gak ingat itu ! - Well, mungkin ada benarnya juga kata mama, soalnya dari sd sampai sekarang aku jarang mengeluh soal sayur, bahkan sangat bersemangat saat mencoba resep sayuran baru ? heh

Untuk setiap ibu yang masih kesulitan memberi anak makan sayur, coba mandirikan anak dengan makan bersama teman atau saudara, biasanya sih dia jadi terpacu untuk menghabiskan apa yang ada di piringnya. Kalau masih sulit, coba ubah resep. Satu permasalahan masakan dirumah adalah saat anak bosan karena apa yang dimasak ibunya, itu ke itu. Boleh memasak jenis sayur atau lauk yang sama tapi ubah variannya. Jika hari ini disambal, besok dikecap manis. Untuk memahami selera mereka memang tidak mudah, kita perlu memakai kacamata yang sama dengan mereka untuk mengerti. Tips terakhir jika tips yang lain gagal, membuat ekstrak lalu masukkan ke dalam makanan yang mereka sukai. 

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba :)




No comments:

Post a Comment