Masih Melawan Asap

10.29.2015

Hi ladies, maaf baru sempat nongol sekarang :P setelah hampir mendekati akhir bulan. Laptop lagi error-errornya, bolak-balik rawat inap karena blue screen plus baterai soak, greget banget rasanya sejauh ini belum ketemu solusi terbaik untuk baterai.
Oh ya sekalian mau ucapin makasih banyak untuk semua masyarakat se- Indonesia dan sedunia yang udah care banget, mau ikut peduli bantuin kita - daerah yang terkena kabut asap sejak dua bulan belakangan. Kalian tahu, rasanya itu senang banget ternyata kita disini nggak berjuang sendiri 


Banyak personil TNI yang didatangkan kesini, jauh dari rumah cuma untuk ngebantu padamin api yang bukan mereka buat, salut dan bangga untuk TNI Indonesia. Juga untuk bantuan negara-negara sahabat, buat pesawatnya. Maaf merepotkan bahkan sampai harus bertarung nyawa memposisikan pesawat tetap seimbang dengan angkutan air sebanyak itu, proud of you too. Hari ini kita dijambi untuk kali kedua dalam bulan ini kembali merasakan guyuran hujan, Thanks GOD. Saya percaya manusia yang berusaha tapi Tuhan yang tentukan. Terimakasih untuk setiap doa dan dukungan untuk daerah kita 

Ini kali pertama dari tahun-tahun sebelumnya saya merasakan ketakutan nggak akan bisa lagi mencicipi udara segar karena kabut asap. Pertama kalinya juga saya menyadari rasa ketakutan seperti yang dialami korban bencana alam lainnya dan masih banyak hal lainnya. Berterimakasih juga untuk kepedulian pemerintah, maaf dana negara habis untuk perbaikan wilayah kita. Walau disini masih ada juga masyarakat yang lebih memilih mencemooh tanpa bertindak. Serius, sebagai sesama masyarakat yang terkena dampak kabut asap terkadang saya suka kesal melihat sekitar saya kerjanya mengeluh dan terus mengeluh kepada pemerintah terutama presiden.Saya bukan tergolong pribadi yang pro 100% terhadap pemerintah tapi ditengah situasi seperti ini bukankah lebih baik untuk kita dan diantara kita saling bergandengan tangan dan saling mendukung ???

Diluar masalah janji presiden sebelum dia menjabat dan tindakannya yang bagi beberapa orang terlihat tidak baik tapi biar bagaimana pun dia sudah menjadi kepala pemerintahan, bukan ? diluar masalah suka atau tidak suka juga :D. Bahkan saya suka bertanya-tanya terhadap mereka yang mencemooh tentang sikap pemerintah, sudahkah mereka melakukan suatu tindakan nyata untuk membantu kota kita terbebas dari asap ? bukan sekedar berdemo, tapi ikut turun membantu sebagai sukarelawan pergi ke tempat-tempat dengan titik api yang masih berusaha dipadamkan ?? sudahkah ? atau masih sekedar duduk dan berbicara ? 

Semakin kesini saya lihat semakin banyak bentuk kepedulian yang disalurkan bagi kami. Dari media kabar, e-market, perkumpulan blogger bahkan personal. Rasanya ingin memeluk erat kalian semua untuk setiap kepedulian ini, Terimakasih. Walau akhirnya setelah sekian lama kota kecil kita yang jarang masuk berita tivi nasional akhirnya sering lalu lalang, ya walaupun berita yang dibawa kebanyakan kabar menyedihkan. Turut berdoa juga untuk wilayah lain yang juga merasakan kabut asap, doa kami menyertai kalian. Kita sama-sama berjuang walau hanya bisa melakukan tindakan sederhana seperti berdoa tapi percayalah, tindakan itu lebih baik daripada kita terus mengeluh. Tuhan tidak tinggal diam, dia sedang mengawasi kita. Pasti akan datang waktunya untuk semua berjalan kembali normal, kita kuat :D - percaya itu 

Satu dari kebanyakan tindakan yang menggerakan hati #MasihMelawanAsap, Terimakasih :)



*biasanya daripada sibuk mendengar dan membaca berita seputar keluhan terkait kabut asap, saya lebih suka menyibukkan diri membaca cerita para prajurit TNI dan situasi kondisi mereka disana beserta para relawan. Ini mengajarkan saya yang tidak bisa membantu dalam banyak hal untuk terus berdoa dan tutup mulut memanjatkan amarah kepada Tuhan hahaha :D. 

-vera

No comments:

Post a Comment