Ayo Baca Lagi !

6.07.2017

Aku jarang ngobrolin hal lain diluar review produk atau sekedar bahas skincare 101. Padahal blog ini dasarnya sama sekali ngga terkonsep khusus skincare, ya sekalipun itu sebenarnya bagus. Tapi hari ini beda dari biasanya aku mau ajak kalian ngobrolin buku.

Jadi setelah sekian lama hiatus baca buku, minggu kemarin aku berhasil nyelesain satu novel yang udah lama banget dibeli tapi ngga dibaca. Ngga niat pamer juga awal belinya semacam investasi aja siapa tahu suatu saat niat balik lagi buat serius baca dan ternyata angan-angannya kesampaian.

Shopaholic Abroad karya Sophie Kinsella, jadi buku pertama yang berhasil aku selesain setelah lama hiatus dari dunia baca. 

Untuk cerita fiktif aku memang lebih tertarik dengan karya terjemahan dibanding karya asli penulis Indonesia karena dari sisi bahasa, alur, maupun cara penyampaian berkesan lebih alami, dan sebagai pembaca dari 90% buku terjemahan yang aku punya hampir setiap cerita feelingnya itu dapat.

Aku ngga tahu esens apa yang mereka tambahkan tapi itu bikin ketagihan buat beli lagi. Jaman smp dulu aku suka banget baca teenlit karena masih masa puberty aku lumayan suka dengan jalan cerita romannya yang makin kesini rasanya agak berlebihan. Mungkin karena wawasan baca ku sekarang lebih luas ke buku terjemahan jadi rasanya memang beda.

Novel karya penulis Indonesia yang aku suka karya lama karangan Mira. W. Desainnya masih jadul banget dan sederhana dengan hiasan bunga sebagai cover depan. Aku ketemu novel ini di perpustakaan sma dan ditempat yang sama aku kenalan dengan harlequin.

Kelebihan novel karya Mira. W itu dari sisi bahasa serupa dengan buku terjemahan, alurnya lebih smooth, dan bahasanya alamiah karena ada beberapa novel Indonesia yang dari penggunaan kata kesannya terlalu mengaulkan diri. 


Tapi ngga lantas semua buku terjemahan aku suka. Misal Harry Potter karya J.K Rowling yang dari seri pertama sampai akhir aku ngga baca full 100%. Lebih ke scanning awal, tengah, sama akhir cerita karena terlalu berbelit-belit.

Novel detektif karya Agatha Cristie juga kurang bagus sekalipun punya beberapa koleksinya. Kurang dapat feeling dan rasa penasaran ala dektetifnya tapi 2nd karya Sidney Sheldon selalu jadi favorit ku. Padahal ini novel pinjaman waktu sma tapi sampai sekarang masih ingat dengan judul buku dan penulis sanking sukanya.

Kalau kalian tahu Enid Blyton, aku salah satu penggemar karyanya. Semua koleksi lima sekawannya yang ada diperpustakaan smp bahkan ludes ku baca. Mumpung gratis, hehe. Soalnya kalau beli sendiri pasti ngga dibolehin mama. 

Biarpun isi cerita lebih dikhususkan ke remaja tapi masih suka aku bawa dalam tas untuk dibaca kalau bosan. Ceritanya ringan dan ada banyak pesan bermanfaat untuk remaja. 


Untuk roman aku lebih suka harlequin. Aku punya beberapa seri mereka terutama yang berkaitan dengan dokter dan anak. Alurnya menarik dan isinya ceritanya bikin penasaran untuk terus baca. Konsep yang mereka bawa lebih ke kehidupan sehari-hari tentang keluarga, cinta, karir, dan lainnya. 

Buat yang baru pertama kali baca dan lebih fokus ke romance mungkin agak kaget karena ada tambahan bumbu cinta ala orang dewasa dibeberapa novel mereka. Tapi ngga terlalu fokus kalau dari sudut pandang ku karena ngga dijabarin dengan jelas dan detail apa yang mereka lakukan. Lebih sebagai bumbu tambahan untuk mempermanis jalan cerita. Ini memang bacaan khusus 18+ .

Mungkin beberapa dari kalian agak bertanya-tanya kenapa sekarang aku ikut bahas buku. Ngga tahu kenapa tapi kalau diminta bahas buku rasanya setiap kalimat itu bisa meluncur dengan mudahnya, beda kalau diminta review produk. 

Dengan membaca juga menambah perbendaharaan kata kita termasuk memperbaiki cara penulisan baik dari sisi bahasa maupun pemilihan kata yang digunakan. Jadi, yang ngakunya blogger jangan malas baca ­čśť. Dengan membaca, jendela dunia juga ikut terbuka lebar lho. 

-vera

***

*pst, kalau feel ceritanya lagi dapat banget aku bisa tahan baca 1-2 jam makanya ngga sampai seminggu satu buku bisa cepat selesai. Padahal menurut Najwa sehari baca 20 menit aja udah cukup, asal rutin dilakukan. Ngga kayak aku, hari ini baca 2 jam besoknya ngga baca lagi hahaha

2 comments:

  1. Waktu kecil saya banyak beli buku Enid Blyton. Mary Higgins Clark juga saya suka. Sayang bukunya sedikit.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba,

      Beruntung ya dari kecil udah bisa punya banyak buku, saya selepas sd baru punya koleksi sendiri. Soalnya bisa ketemu buku banyak itu ya di kota, ditempat saya mah kebanyakan jualnya buku lama.

      Trims untuk saran penulisnya mba, kebetulan saya belum beli buku baru awal bulan ini. Pas belanja pasti saya cari, sekali lagi trims banyak mba :))

      Delete